Trip to Derawan (part 1)

Saya udah lama tau tentang Derawan ini. Pengen kesana..tapi ah ntar2 aja lah, toh saya punya beberapa sodara yang tinggal di seputaran Kalimantan Timur jadi gampang lah kalo mo kesana hihi. Tapi yang namanya kesempatan kadang memang suka tidak terduga datangnya. Trip ke Derawan ini setau saya memang sudah direncanakan berbulan-bulan yang lalu oleh anak2 Odong-odong Travellers dan dibantu KakabanTrip. Dan saya awalnya memang gak berencana untuk ikutan.

Tiba-tiba dapat kabar dari sepupu saya, Tika , kalo ada temennya yang batal berangkat. Setelah mikir2 instan (karena gak punya banyak waktu lagi,cuma dikasih waktu 3 jam buat mikir bok!) sepertinya melewatkan ulang tahun dengan travelling, ke tempat yang jauh dari Jakarta bersama teman-teman baru is a great idea!! Apalagi berangkat ala backpacker dengan sharing cost yang murah meriah. Kesempatan yang belum tentu datang lagi nih. Apalagi Tika pake bilang ‘sayang nih daripada tiketnya angus’. Ya sudlah, hajaaarrr… Hari Selasa pagi dikabarin ada yang cancel, langsung urus2 cuti, cari2 pinjeman alat snorkeling lalu Jumat berangkat ke Derawan. Bener2 persiapan yang mepet n super rempong ๐Ÿ™‚

Dan jadilah tanggal 11-14 November 2011 saya dapat kesempatan untuk mengunjungi Kepulauan Derawan. Gugusan Kepulauan Derawan secara geografis berbatasan dengan Laut Sulawesi dan secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kepulauan Derawan terdiri dari beberapa pulau kecil lain pulau Derawan, pulau Maratua, pulau Kakaban, pulau Sangalaki dan pulau Nabucco.

Dalam trip ini kita dibagi 2 kloter. Kloter pertama berangkat tanggal 10 November dan kloter kedua berangkat keesokan harinya tanggal 11 November. Total peserta di trip ini ada 33 orang. Saya kebetulan ikut rombongan yang berangkat tanggal 11. Kloter kedua ini pun dibagi 2, ada yang berangkat dengan L*on (16 orang) dan sisanya dengan Sr*wi**ya (3 orang: Bayu,Ian,Regi)

Day 1 (Jumat, 11 November 2011)
Hari Jumat jam 4 pagi saya dan Tika tiba di Bandara Soetta. Saat itu sudah berkumpul beberapa orang antara lain Ale,Ines, Mas Trias, Untung, Uli, dan Ibink. Gak lama kemudian datang Risa, Rendy dan lain2nya (gak inget satu2) sebanyak total 16 org. Dan semua temen seperjalanan itu baru saya kenal hari itu di bandara (kecuali ya si Tika sepupu saya itu). Kami berangkat dengan penerbangan jam 06.20 rute Jakarta-Tarakan dengan transit 1 jam di Balikpapan. Maskapai yang melayani rute ini kalo gak salah memang baru L*on dan Sr*wi**ya. Di Bandara Juwata Tarakan, kita dijemput Danang dan Mas Jo. Sempat ada insiden Anita yang kamera-nya hilang (ditaro di bagasi). Setelah lapor kehilangan ke petugas bandara, kami langsung menuju ke pelabuhan. Di pelabuhan, kami bergabung dengan rombongan kloter pertama yang sudah tiba sehari sebelumnya + 3 orang yang naik Sr*wi**ya dan sudah sampai duluan. Dari Pelabuhan Tengkayu Tarakan, perjalanan dilanjutkan dengan speedboat menuju pulau Derawan selama sekitar 2,5 jam.

Sebenernya selain melalui Tarakan, alternatif lain bisa dengan rute Jakarta-Balikpapan-Berau. Dari Tanjung Redeb, Berau disambung dengan jalan darat menuju Tanjung Batu kemudian dilanjutkan lagi dengan speedboat selama 30 menit-1 jam.

Kami akhirnya tiba di Pulau Derawan jam 16.30 WITA. Langit cerah, angin sepoi-sepoi, laut yang bersih, mantaplah!! Kami langsung menuju homestay untuk taro barang, beres2 dan sholat. Gak lama kemudian, Mas Maliq dari KakabanTrip ngajak kita ke dermaga untuk melihat sunset.

Juwata Internationa Airport, Tarakan

pintu masuknya Derawan Beach Cafe & Resort

suasana di Pulau Derawan, kiri kanan banyak homestay, tempat makan, toko souvenir dll

Malam harinya ada acara perkenalan peserta trip + briefing untuk skejul acara selama trip. Setelah makan malam, kembali menuju ke dermaga untuk acara ngobrol2 + ketawa2 + games2 asoy dipandu Mas Jo (bremm.. breemm..ciiiittt). Sebagian dari kita juga ada yang memilih untuk tidur di dermaga, bukan di homestay. Dan kayaknya homestay-nya memang gak muat klo 30-an orang tidur disitu semua hihi :P..yah namanya juga trip ala backpacker jadi budget ditekan biar bisa semurah mungkin.

Cerita selanjutnya ada di sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s