The Raid: Redemption –the movie-

Setelah lama gak nobar (terakhir nobar pas taun baru), Jumat 23 Maret kemarin pas tanggal merah, saya nobar film The Raid di Citos bersepuluh sama temen2 kuliah. Tadinya mau di Penvil, tapi setelah di-cek ternyata ‘The Raid’ gak main di Penvil. Jadi, TKP pun dialihkan ke Citos. Kebetulan hari itu juga hari pertama The Raid tayang di bioskop.

Sebenernya saya bukan termasuk movie freak sih apalagi film laga, meskipun pernah juga beberapa kali nonton film di bioskop sendirian*niyaaat benerrr*. Berhubung denger review tentang The Raid yang katanya ‘mendunia’ lah, diputar serentak di beberapa negara lah, dapat banyak penghargaan internasional lah..penasaran dong sayah. Apalagi beberapa hari sebelumnya udah heboh aja soal film ini di berbagai socmed. Btw, film The Raid ini udah lebih dulu diputar di luar negeri. Di Indonesia sendiri, film ini pernah diputar di INAFF 2011. Genre-nya action *ya eyalaah secara buatan MerantauFilms aja gitu loh..

Film ini kisahnya tentang perjalanan sekelompok pasukan densus yang melakukan misi menangkap gembong narkoba di sebuah gedung apartemen yang selama ini tidak tersentuh aparat. Yang jelas, film ini sih jalan ceritanya sederhana, setting lokasinya juga cuma satu, ya di gedung apartemen itu aja. Adegan2 laganya, terutama adegan silat-nya keren *kayak ngerti silat aja lu Na!*. Terus Ray Sahetapy sebagai tokoh antagonis juga aktingnya keren, sukses bikin orang2 geregetan. Meskipun ada juga catatan2 kecil versi temen2 saya yang akhirnya jadi bahan diskusi kecil n seru2an setelah selesai nonton.

Buat yang gak tahan liat adegan tembak2an, berantem2an dan berdarah2 (dalam arti sebenarnya) mendingan jangan nonton deh yaa..sekitar 85% film ini ya isinya adegan tembak2an dan yang pasti banyak darah dimana2. Bahkan, sempet heboh di twitter soal orang tua yang ngajak anak-nya nonton film dewasa dengan banyak adegan kekerasan *no comment deh klo soal yang ini. Eh salah satu temen saya ada yang minta nonton film komedi setelah nonton ‘The Raid’ dengan alasan ‘biar gak kebayang2 lagi adegan tembak2an-nya..’ Kalo saya, karena gak terlalu detail menghayati adegan demi adegan jadinya ya setelah nonton gak terlalu terbayang2..

Terus  terus..gimana kesimpulan setelah nonton film ini? buat orang yang bukan maniak film action seperti saya, kesimpulannya adalah ‘hmm..Iko Uwais sama Donny Alamsyah itu keren banget yaa :P’ *penting

Note: katanya film The Raid ini bakal ada sekuelnya, judulnya Berandal

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s