Usaha untuk (semoga) cantik

Gara-gara abis beresin meja rias plus buang-buangin sisa alat lenong yang udah lama gak dipakai dan nyaris kadaluwarsa jadi kepikiran posting ini…

Saya tau kalau kecantikan hati lebih penting dari kecantikan fisik. Tapi bukan berarti cantik secara fisik bisa dinomorduakan (jadi terus apa yang nomer 1 dan apa yang nomer 2??#abaikan). Mama saya pernah bilang kalau merawat kulit itu termasuk investasi jangka panjang juga. Kalau kulit selalu dirawat sejak muda, let’s say dari umur 20’s, hasilnya akan kita nikmati nanti pas udah umur2 40-an ke atas..CMIIW…

Dulu saya suka males2an merawat kulit. Ada kalanya saya rajiiin banget ngerawat kulit. Tapi kalau udah kumat malesnya ya udah lah itu krim muka sampe tube-nya berdebu saking nggak pernah disentuh. Semakin kesini, mau nggak mau saya harus rajin merawat kulit. Faktor umur cyiiin. Saya kan maunya semakin tua bertambahnya umur, kulit saya masih tetap kenceng, nggak keriput, kinclong dan cerah bersinar 😛

Alhamdulillah meskipun kulit saya berwarna agak gelap sawo matang seperti kebanyakan orang Indonesia, tapi saya hampir nggak punya masalah berarti sama kulit. Jarang jerawatan dan cocok2 aja sama berbagai produk wajah (yang akhirnya bikin saya suka iseng nyobain macem2 merk..doooh). Dan beberapa produk yang saya pakai dalam usaha untuk (semoga) cantik ini antara lain:

Facial wash

Semua udah pada tau kali ya kalo ini gunanya untuk cuci muka, mengangkat kotoran dan minyak di muka. Saya sih pakainya setiap mandi (pagi dan sore).  Atau kalau make-up habis dibersihkan dengan make up remover biasanya saya bersihkan lagi dengan facial wash ini.

Untuk membersihkan muka sebetulnya ada lagi cleansing milk dan toner. Beberapa merk produk ada versi 2in1-nya meskipun katanya lebih baik yang terpisah CMIIW. Tapi kalau saya nggak pernah pakai cleansing milk dan toner #pemalas. Padahal dulu mama saya cukup rajin tiap malam sebelum tidur ngebersihin muka pakai cleansing milk dan toner.

Pelembab/day cream (with SPF)

Kalau ini wajib hukumnya dipakai sebelum mengaplikasikan bedak. Gunanya untuk melembabkan kulit, menutrisi dan melindungi dari sinar matahari. Saya sih pakai merk yang murah meriah aja karena pernah coba merk mahal malah muka bruntusan.

Krim malam

Katanya pada malam hari, kulit bisa menyerap nutrisi dengan lebih baik. Jadi, tiap malam sebelum tidur saya selalu memakai krim malam ini. Saya cari krim malam yang cepat terserap dan teksturnya nggak bikin muka terasa berminyak.

Krim mata

Kalau saya pakai krim mata ini untuk mengurangi/menghilangkan/mencegah kerutan dan lingkaran hitam di bawah mata. Saya pakainya cuma pas menjelang tidur saja.

Facial scrub

Facial scrub ini teksturnya agak kasar karena gunanya untuk ‘mengupas’ sel-sel kulit mati yang ada di wajah. Kalau saya sih bilangnya ini ‘amplas muka’ hehe. Konon setiap beberapa hari sekali (atau beberapa minggu sekali) kulit menghasilkan sel-sel baru. Nah, sel-sel lama yang sudah mati ini tidak bisa hilang dengan sendirinya, harus di’scrub’.  Katanya sel-sel kulit mati yang menumpuk bisa membuat kulit wajah tampak kusam (ini kata iklan :P).

Cara pakainya: scrub digosokkan dengan lembut ke wajah sambil dipijat-pijat lalu dibilas dengan air bersih (ya eyalah masak air kobokan). Jangan digosok-gosok dengan kasar. Dulu, saking pengennya ngilangin komedo, saya kalau pakai scrub langsung digosok dengan heboh padahal harusnya nggak seperti itu. Karena berfungsi untuk membersihkan wajah dari sel-sel kulit mati, jadi ya nggak perlu dipakai tiap hari. Untuk yang kulit wajahnya berminyak bolehlah dipakai 1-2 kali seminggu. Kalau saya sendiri pakai ini 1x seminggu. Dan memang setelah kulit wajah di’scrub’ jadi terasa bersih, halus, kenyal.

Masker

Nah, paling enak emang kalau habis dibersihkan dengan facial scrub, lalu pakai masker. Jenis maskernya disesuaikan dengan jenis kulit. Setelah diaplikasikan di wajah, tunggu sekitar 20 menit baru diangkat/dibersihkan dengan washlap. Bisa juga masker dibuat sendiri di rumah dari bahan-bahan alami seperti madu, putih telur, bengkuang dan sebagainya. Tapi kalau saya nggak mau repot dan pakai masker yang sudah jadi aja 😀

So far,yang saya lakukan standar2 aja kan? Saya bahkan nggak pernah ke salon buat facial ataupun ke dokter kulit. Saya nggak mau ke dokter kulit dan terus jadi bergantung sama krim-krim dokter. Selain dari luar jangan lupa dari dalamnya juga, banyak makan sayur dan buah-buahan 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s