Kuliner Kampung Halaman

Lebaran 2012 yang lalu, seperti biasa saya mudik ke kampung halaman orang tua di Purworejo Jawa Tengah. Sebentar sih, cuma 4 hari 3 malam. Nah, berikut ini sedikit cerita soal kuliner khas di sana. Makanan yang kayaknya agak jarang orang yang tau. Makanan-makanan berikut ini bisa juga ditemui di kota2 sekitar sih..yah daerah Kebumen dan sekitarnya lah.

1. Kupat Tahu

Gak tau ini sebenernya aslinya makanan dari mana. Ada yang bilang dari daerah Magelang. Kalau di Jakarta, meskipun jarang, di beberapa tempat juga ada yang jual kupat tahu ini. Kupat tahu atau ketupat tahu ini sepertinya ada berbagai versi deh. Soalnya kupat tahu magelang yang ada di Jakarta agak beda sama yang ini.

Jadi kupat tahu (beli di pasar tradisional di Purworejo) terdiri dari ketupat, tahu yang dipotong2 kecil terus digoreng, irisan kelapa yang disangrai, daun seledri diiris2 dan bumbunya terdiri dari cabe rawit, bawang dan kacang tanah yang diulek kasar. Bahan-bahan ini lalu disiram kuah coklat encer (perkiraan saya sih kuahnya campuran kecap dan gula merah). Satu porsi kupat tahu ini harganya IDR 4-5K sajah.

penampakan waktu diracik..pas udah jadinya lupa gak dipoto πŸ˜›

2. Dawet ireng

Sebenernya ini sama aja sama es dawet alias cendol yang dijual2 itu. Cuma bedanya ini warnanya hitam karena pewarnanya dari air merang. Bisa pesen yang original atau yang ditambah tape atau susu kental manis. Yang jual banyaaak berjejer di sepanjang jalan raya Purworejo-Kutoarjo. Harga satu porsi (semangkuk kecil) biasanya IDR 3K tapi berhubung kemarin pas Lebaran semua penjual naikin harganya jadi IDR 3,5K.

3.Β  Clorot

Ini sih favorit saya. Sampe dibela2in dateng ke pasar pagi2 karena sehari sebelumnya keburu kehabisan karena datang terlalu siang. Kue clorot ini terbuat dari tepung beras dan gula merah dan dibungkus dengan janur yang dibuat melingkar-lingkar seperti corong. Teksturnya seperti kue talam tapi agak lebih kenyal dan rasanya manis gula jawa.

Cumaaa…cara makannya yang unik. Bungkus janurnya bukan dibuka atau dikupas selayaknya makan kue2 lain. Tangan bisa lengket kemana2 kalau begitu caranya mah. Jadi, bagian ujung bawahnya disodok pakai salah satu jari terus isinya nongol dari atas. Baru deh bisa dimakan. Kue clorot ini biasanya dijual per ikat isi 10 buah. Harga per ikatnya cuma IDR 8K. Khusus kue clorot ini saya belum pernah nemu di Jakarta. Mungkin karena bikin bungkusnya aja udah susah :D…

Itulah sedikit kuliner yang (kalau buat saya sih) wajib dicoba tiap pulang kampung. Karena kayaknya jarang banget ada di Jakarta. Selain itu sih, ada juga makanan-makanan lain yang banyak juga terdapat di kota-kota lain di Jawa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s