Ketika IHSG Terjun Bebas

Selasa 27 Agustus 2013 ini, IHSG anjlok sampai di bawah 4000. Setelah sekitar awal tahun terus naik lumayan drastis sampai tembus di 5000. Terus kenapa?? Berhubung reksadana yang saya beli hampir semuanya RD saham ya jelas aja reksadana saham saya kebakaraaan huhuhu…:( Udah lama nggak cek Bloomberg karena males aja lah liat merah2 dimana2. Iiih padahal pas IHSG lagi ijo2nya beberapa bulan lalu hampir tiap hari cek dan senyum2 sendiri liat laporan RD dari MI.

Tapiii…saya sih nggak panik kok. Beneran! (atau mungkin belum??) RD saham kebakaran, ya biarin aja. Toh duit yang saya pakai untuk invest memang bener2 dana idle  yang belum akan saya pakai dalam waktu dekat. Dan dulu pas mulai invest RD juga udah berkomitmen sama diri sendiri bahwa beli RD saham memang untuk tujuan finansial jangka panjang (let say di atas 15 taun lah) Kebetulan saya invest dengan metode cost averaging alias rutin tiap bulan di tanggal yang sama nggak perduli NAB lagi naik atau turun. Dan dengan cara itu sampai saat ini (setelah dikurangi fee beli+biaya materai) berdasarkan laporan dari MI sih totally saldo RD saya belum minus kok. Fyi, saya termasuk investor baru, beli RD baru sekitar 2 atau 3 tahun. Namapun investor recehan baru, mungkin mental saya belum terbukti teruji dibandingkan sama yang udah lama invest di RD dan sempat ngalamin krisis 2008 ya. Yak kita liat saja nanti seberapa kuat mental saya untuk gak ikut2an panik dan malah redeem RD yang harganya lagi turun. So far sih, sampai detik ini saya tetep rutin beli RD tiap bulan dan belum sekali pun top up di musim sale ini :p

Untuk yang invest di RD dengan metode market timing sebenernya waktu2 ini adalah timing yang tepat buat beli. Kan ibaratnya lagi sale. Buat yang biasa invest rutin per bulan juga kalau ada dana nganggur bisa nih top up. Dengan catatan: buat invest jangka panjang loh ya..bukan setaun dua tahun..dan pakai duit nganggur. IHSG nanti juga akan naik lagi kok. Kapan? Ya nanti pada waktunya 🙂 ya pan saya bukan dukun meneketehe kapan kondisi ini akan balik normal lagi..mungkin setaun..dua taun..atau bahkan 5 taun..Cuma Tuhan yang tau. Btw, soal market timing ini, pengen juga sih bisa top up sesekali pas ada duit pas NAB murah. Tapi yaa..belum sempet belajar cara2 ‘membaca’ pasar #halah

Oke baiklah daripada pusing mikirin PO tas yang harganya makin aduhai sejak dollar tembus Rp. 11.000, saya mau korek2 dompet dan tabungan dulu siapa tau ada uang dingin buat top up RD yang lagi sale ini 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s