Keliling Jakarta bareng #MpokSiti

Yeeeay…akhirnya kesampaian juga saya nyobain bus tingkat wisata keliling Jakarta @citytourjakarta. Jadi Jakarta sekarang sudah punya bus wisata, nggak kalah sama negara lain. Pengemudinya semuanya perempuan, makanya bus ini disebut #MpokSiti. Sejauh ini baru ada 5 unit dan untuk naik bus ini masih free alias gratis entah sampai kapan.

Pagi-pagi kalau berangkat ke kantor, saya sering liat deretan bus tingkat ini berjejer di kawasan Cawang-Pancoran. Mungkin baru keluar dari pool-nya yang entah di mana. Pengen nyobain tapi belum sempet-sempet nyari waktu di weekday. Kalau pas weekend pasti rame dan penuh deh.

Untuk nyobain bus tingkat itu, saya naik busway dan turun di halte Sarinah. Keluar dari halte busway, tunggu aja di halte depan gedung Sarinah yang ada tanda ‘city tour’ nya. Paling enak pas weekday dan bukan pas libur sekolah. Kemarin karena saya naik pas weekday dan masih pagi, bus nya sepiii. Bahkan bagian bawah bus kosong nggak ada penumpang. Bagian atas pun nggak sampai setengah nya yang terisi. Paling enak duduk di lantai atas-nya. Dari halte Sarinah, bus ini memutar di Bundaran HI, menuju Jl. Medan Merdeka Barat-Jl. Juanda- Pasar Baru- Gereja Katedral-Masjid Istiqlal-Jl. Medan Merdeka Utara-Medan Merdeka Barat-Jl. Medan Merdeka Selatan-memutar di Balai Kota dan balik lagi ke Jl. MH. Thamrin.

Kapasitas bus ini sekitar 60 orang. Dan semua yang naik harus duduk, nggak boleh ada yang berdiri. Makanya pas weekend, antrian untuk naik bis ini cukup panjang. Namanya juga bus wisata, jangan berharap bus ini jalan cepat ya. Bus ini jalan pelan-pelan biar kita cukup waktu untuk lihat kiri-kanan. Untuk satu putaran membutuhkan waktu kira-kira 30-45 menit.

Seharusnya selama perjalanan, ada pemandu wisata dari Komunitas Historia yang menjelaskan mengenai tempat-tempat yang dilewati. Tapi sayangnya, waktu saya naik bus ini, gak ada pemandu wisatanya huhuhu…sayang yaa..cuma diputerin siaran radio aja. Karena kan sebenarnya rute bus ini biasa aja. Jalan-jalan yang dilewati udah biasa lah kita lewati. Tapi kan kita pengen tau siapa tau ada sejarah gedung-gedung yang dilewati yang kita belum tau #ribetbahasanya. Belum lagi kalau ada wisatawan mancanegara.

Bus ini melewati beberapa gedung/tempat bersejarah yang merupakan landmark Jakarta: Gedung Sarinah, Bundaran HI (Tugu Selamat Datang & Hotel Indonesia), Museum Nasional/Museum Gajah, Monas, Kantor Pos Pasar Baru, Gedung Kesenian Jakarta, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, Kantor Setneg, Istana, Kantor Balai Kota. Belum termasuk patung atau landmark lain yang saya gak tau.

IMG00884-20140530-1033 copy

Kalau weekday, bus ini berhenti di 9 halte. Sedangkan kalau weekend, bus ini hanya berhenti di beberapa halte tertentu saja (kalau gak salah 5 halte). Kita bisa naik dan turun di halte mana pun. Halte tempat bus ini berhenti ada tanda dan tulisan ‘city tour’. Karena jumlahnya sangat sedikit (baru 5 unit), baru rute yang saya sebut di atas yang bisa diakomodasi yaitu rute pusat kota aja. Mudah-mudahan sih nantinya bisa juga melewati rute lain, misal Kota Tua.

Note:
• Jam operasional bus: tiap hari jam 09.00-21.00. Paling enak sih naik pas pagi hari.
• Follow akun twitter @citytourjakarta untuk cek jadwal dan halte.
• Kalau bisa jangan nyoba pas weekend karena antrian pasti panjang plus bus hanya berhenti di beberapa halte saja.
• Untuk yang menggunakan busway bisa naik dari halte antara lain Bundaran HI, Sarinah, Museum Gajah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s