Umroh Preparation – Vaksinasi Meningitis

Arab Saudi merupakan salah satu negara endemi meningitis. Makanya, semua jamaah haji dan umroh sebelum berangkat harus divaksinasi meningitis (plus) influenza juga. Vaksinasi ini merupakan salah satu syarat mendapatkan visa Saudi. Vaksinasi harus dilakukan selambat-lambatnya 2 minggu sebelum berangkat karena perlu waktu sekitar 2 minggu sebelum kekebalan ini terbentuk.

Sebenarnya banyak tempat untuk melakukan vaksinasi meningitis, tapi nggak semuanya menerbitkan sertifikat/kartu kuning. Setau saya, yang bisa menerbitkan sertifikat berupa kartu berwarna kuning ini adalah balai2 kesehatan di bandara atau pelabuhan. Kalau di Jakarta antara lain di Pelabuhan Tanjung Priok, Bandara Soetta, Bandara Halim serta rumah sakit tertentu seperti RS Fatmawati dan RS Persahabatan. Vaksinasi meningitis ini konon antriannya alaihim gambreng. Musti datang subuh2 untuk dapat nomor antrian karena mereka membatasi hanya melayani sejumlah tertentu saja setiap harinya.

Beberapa travel umroh ada yang menyediakan layanan vaksinasi meningitis untuk jama’ahnya dengan memanggil dokter dari bandara atau pelabuhan. Travel tempat saya mendaftar umroh kebetulan melayani juga vaksinasi meningitis bersamaan dengan kegiatan manasik. Tapi saya dan ortu memutuskan untuk vaksin sendiri karena lebih murah hahaa…#ujung2nya duit.


Setelah tanya sana sini, saya dapat info kalau vaksinasi meningitis ini bisa juga dilakukan di poliklinik Asrama Haji Bekasi. Bekasi yang ada di planet lain itu ya, bukan Asrama Haji Pondok Gede. Kayaknya boleh juga nih secara lokasinya nggak terlalu jauh dari rumah. Dan katanya juga gak seramai di Bandara Halim. Bapak saya datang ke sana untuk memastikan dan survey kira-kira antriannya banyak atau nggak. Bapak saya sampai sana jam setengah sepuluh dan katanya sepi dong. Bahkan kalau mau vaksinasi saat itu juga bisa. Akhirnya, bapak saya cuma ambil formulir aja. Mulailah kami siapkan dokumen yang diperlukan: formulir yang sudah diisi lengkap, fotocopy paspor dengan 3 nama, fotocopy KTP dan pasfoto.

Berhubung sebelumnya bapak saya datang jam setengah sepuluh dan sepi, maka keesokan harinya kami juga agak santai dong, datang jam 07.30. Letak bangunan poliklinik nya agak di belakang. Begitu masuk, ternyata udah banyak antriannya. Rame banget nggak, sepi juga nggak sih. Saya dapat no antrian 55 aja 😀  Polikliniknya sendiri gak terlalu besar sih, tapi ruangannya ber-AC, lumayan nyaman lah untuk nunggu. Berhubung hari itu agak ramai, gak semua orang kebagian tempat duduk. Beberapa ada yang terpaksa menunggu  di luar.

Kira-kira jam 8 lewat para wanita yang umurnya di bawah 45 tahun mulai dipanggil untuk tes urin, memastikan sedang tidak hamil. Setelah dokternya datang jam setengah 9 dan siap2, mulai lah kami dipanggil untuk vaksinasi. Prosesnya cepat sekali, dipanggil per 5 orang pria, lalu per 5 orang wanita, begitu seterusnya. Saya sendiri disuntik jam 9 kurang, gak lebih dari 1 menit di ruang dokter yang cuma dibatasi gorden itu. Setelah itu menunggu sekitar 10 menit untuk dapat kartu kuningnya. Kartu kuning ini berlaku selama 2 tahun. Semua petugas menurut saya kerjanya cukup cepat, rapi dan teratur.

Datang jam 07.30 dan semua proses selesai sekitar jam 9. Lumayan cepet kan ya. Setelah saya selesai dan mau pulang pun, masih ada beberapa orang yang baru datang dan mau daftar. Saya sendiri kurang tau apakah ada batasan jumlah orang yang dilayani setiap harinya. Untuk biayanya sendiri, total per orang IDR 455K (vaksinasi meningitis, influenza, tes urin, administrasi). Dan cuma bisa bayar tunai kayaknya, Layanan vaksin meningitis ini hanya ada di hari kerja saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s