Mengunjungi Benteng van Der Wijck, Gombong, Kebumen

20161228_113119-copy

Kunjungan ke Benteng van Der Wijck ini sebenarnya hanya sekedar mampir saja. Karena setiap kali pulang mudik melewati jalur selatan Jawa Tengah, kami pasti lewat sini. Ibu saya sih, yang tetiba ada ide untuk mampir sini. Lokasi benteng ini gak jauh dari jalan raya Kebumen menuju Yogyakarta, mungkin sekitar 1km. Petunjuk ke sini juga cukup jelas, gak pake nyasar sama sekali. Tinggal ikuti plang petunjuk jalan aja. Lokasinya terletak di dalam komplek tentara.

Dari jauh, bangunan benteng tampak menarik dengan dinding bata warna merah. Kalau dilihat dari atas, denah benteng berbentuk oktagonal atau segi delapan. Keseluruhan bangunan terbuat dari batu bata, termasuk sampai ke atapnya. Bangunan terdiri dari 2 lantai. Bagian tengah benteng berupa lapangan besar. Di salah satu ruangan dipajang foto-foto benteng sebelum dipugar. Sayangnya, di sini gak tersedia informasi atau deskripsi mengenai sejarah benteng ini. Petugas yang mau ditanya-tanya pun nggak ada. Informasi hanya ada berupa foto-foto atau paling tanya-tanya sama pas supir kereta keliling.

Hampir semua sisi bangunan, terutama bagian luar cukup instagramable. Di bagian dalam bangunan, ketika saya datang nggak ada lampu yang dinyalakan. Untuk ruangan yang besar dengan jendela yang juga besar-besar sih gak masalah karena cahaya dari luar bisa masuk. Cuma untuk area tangga yang cukup curam dan bentuknya melingkar ya agak bikin ngeri-ngeri sedap ya. Pintu-pintu (atau lebih tepatnya bukaan kali ya, secara hampir semua ruangan di sini sudah tidak berpintu) di bagian dalam berbentuk lengkung, termasuk juga plafon yang berbentuk dome. Beberapa dinding dalam tampak lumutan. Mungkin untuk sebagian orang ini jadinya keliatan artistik, oke buat difoto-foto. Tapi kok saya ngeliatnya malah agak gimana gitu, berasa geli-geli aja.
20161228_111706-copy
20161228_112937-copy
20161228_112025-copy
20161228_112735-copy
20161228_112909-copy
20161228_112143-copy
20161228_112135-copy
20161228_110824-copy
20161228_112405-copy
20161228_112015-copy
20161228_112808-copy
20161228_113001-copy

Dilihat dari namanya, benteng ini adalah peninggalan kolonial Belanda. Ada yang bilang jaman dulu benteng ini digunakan sebagai benteng pertahanan Belanda untuk meredam pasukan Pangeran Diponegoro. Ada juga yang bilang benteng ini sebagai gudang logistik tentara Belanda. Dan konon pernah juga jadi tempat latihan tentara.

Tiket masuk Rp.25ribu/orang sudah termasuk tiket waterpark dan kereta mini keliling benteng. Untuk saya yang niatnya hanya sekedar mampir, harga segini cukup pricey. Manalah jalur kereta nya pun sebenarnya gak jauh-jauh amat. Masih terjangkau lah dengan berjalan kaki. Parkir mobil pun lumayan ya, Rp.10ribu. Lebih baik kalau ada pilihan tiket masuk aja tanpa embel-embel untuk wahana ini itu. Kereta di sini ada 2 macam yaitu kereta keliling yang ada di bawah dan satu lagi kereta keliling benteng yang ada di bagian paling atas bangunan. Pemandangan dari atas sebenarnya bukan yang spektakuler sih, tapi lumayanlah jadi bisa lihat bentuk atap benteng keseluruhan dengan lebih jelas.

20161228_113238-copy
20161228_113328-copy
20161228_113542-copy

Selain bangunan benteng, di area ini juga tersedia hotel wisata dan ruang serbaguna yang bisa disewa. Taman bermain dengan berbagai wahana permainan untuk anak-anak juga tersedia. Ada semacam kafetaria juga. Mungkin obyek utama di sini memang bangunan benteng namun untuk lebih menarik orang terutama keluarga untuk datang ke sini dilengkapilah dengan berbagai wahana dan fasilitas yang sebenarnya gak ada hubungannya dengan sejarah atau bangunan bantengnya sendiri.

Benteng van der Wijck
Jalan Sapta Marga Gombong
Sedayu, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s