Menginap di Hotel Tirtagangga, Cipanas, Garut


Ketika saya sedang pilih-pilih penginapan di Cipanas, bapak saya cuma request mau penginapan yang ada kolam renang air panasnya. Saya pun sempat naksir beberapa resort di sana yang kalau liat di foto sih, pemandangan-nya oke banget. Tapi, keliatannya resort-resort itu udah lama ya. Saya kurang tau kondisinya masih bagus atau udah harus renovasi 🙂 Saya ogah kalau harus menginap di resort atau hotel tua 😛

Saya akhirnya mantap pilih menginap di hotel Tirtagangga karena 2 hal: kamarnya baru direnovasi dan punya kolam aquamedic. Dan kolam renangnya pun tipe yang biasa aja. Saya justru pilih kolam renang biasa karena saya kan pergi sama orang tua. Jadi gak butuh kolam renang ala2 waterbom yang pake seluncuran-seluncuran gitu. Biarin deh gak bisa liat view keren buat diposting di IG yang penting hotelnya oke.

Hotel Tirtagangga ini sebenarnya juga hotel lama, letaknya sudah di ujung Jl. Raya Cipanas. Kalau liat penampakan luarnya sih sungguh tidak meyakinkan. Eksteriornya keliatan jadul. Di foto sih cakep karena pas malam hari banyak lampu-lampu. Tapi saya lumayan naksir pas liat foto-foto interior kamar-nya, terlihat brand new gak ada jadul-jadulnya sama sekali. Terutama kamar tipe deluxe ke atas ya. Kamar superiornya juga terlihat cukup oke kok. Luasan tiap tipe kamar kayaknya sama, mungkin beda di view dari kamar dan fasilitas di dalam kamar.

Saya ambil kamar Grand Deluxe dan dapat di lantai 3. Lumayan juga karena hotel ini gak punya lift huhuu. Karena hotel lama, kamar nya pun cukup lega. Gak kayak hotel jaman sekarang yang kamarnya cimit-cimit. Tempat tidurnya pun king size. Buat tidur orang dewasa bertiga pun masih nyaman. Dan ternyata saya dapat kamar dengan view yang gak mengecewakan kok. Dari balkon kamar, bisa lihat ke arah kolam renang dan restoran. Agak kehalang sama pohon sih, tapi sutralah masak pohon besar gitu kudu ditebang. At least saya gak dapet view atap atau tembok rumah orang lah ya.

Continue reading

Menginap di Pesonna Hotel Tegal

Dalam perjalanan kembali ke Jakarta setelah road trip singkat ke Jawa Tengah, kami memutuskan transit dan menginap semalam di Tegal. Selain memang perlu istirahat, bapak saya juga penasaran kepengen liat tol Brebes Timur yang nge-hits di musim mudik yang lalu 🙂

Pilihan hotel di Tegal yang bisa dipesan online sebenarnya banyak. Dari yang rate-nya murah sampai yang agak mahal. Kami nggak punya preferensi lokasi tertentu sehingga sepertinya lokasi hotel di mana aja gak masalah. Jadi saya pilih aja hotel yang masih baru, reviewnya cukup bagus dan tentu saja harganya affordable. Dan pilihan kami adalah Pesonna Hotel.
20161229_063310-copy
Hotel ini terhitung masih baru banget. Baru soft launching (dan belum grand launching) sekitar 4 bulan yang lalu. Kebayang dong, bangunannya pun masih gres dan kinclong. Karena baru soft launching dan mungkin belum full service (plus promo akhir tahun dari Trav*l*ka), saya pun dapat harga yang cukup murah.

Dari luar, bangunan hotel ber-desain cukup modern dengan warna netral. Di fasad bangunan terdapat secondary skin bermotif batik kawung. Lobby hotel tidak terlalu besar tapi tampak kekinian ala-ala hotel jaman sekarang lah. Area parkir cukup luas ada di bagian samping hotel yang sepertinya jadi satu dengan area parkir kantor Pegadaian. Oiya, hotel ini adalah salah satu unit bisnis-nya Pegadaian. Pantesan aja ada kantor Pegadaian di bagian depan jadi satu dengan bangunan hotel.
Continue reading

[Review] Wardah Intense Matte Lipstick No.5 Easy Brownie dan No.6 Blooming Pink

20161214_102425

Halo, saya kembali lagi dengan…review gincu! Demi apah coba saya beli lipstick sekaligus sampe 2 bijik gini ?? Secara saya kan bukan make up junkie. Ya abes kita kan anaknya penasaran ya. Lipstick ini kayaknya nge-hits pake banget. Katanya lipstick ini formula baru dari seri long lasting lipstick yang salah satu shade-nya pernah saya review singkat di sini. Sebenernya review ini bisa dibilang agak telat sih mengingat lipstick ini sudah mulai booming 3-4 bulanan lalu.

Wardah intense matte lipstick terdiri dari 12 shade dan semua warnanya terlihat tsakep-tsakep banget. Semakin besar nomor shade nya, warnanya semakin ‘bold’. Awalnya tentulah galau mau beli shade yang mana. Manalah kalau ke konter Wardah gak ada testernya pulak. Pinter banget sih ini trik marketingnya bikin orang penasaran dan beli sekaligus beberapa bijik. Saya sampai bolak-balik liat blog review dan Youtube untuk cari shade yang cocok. Tapi untungnya, Wardah buka stand di bazar gedung kantor sebelah dan ternyata ada beberapa tester untuk seri intense matte dan lip cream. Langsung lah gak mau rugi coba-coba HAMPIR semua testernya 😛

Saya nggak ngerti nih skintone saya masuknya ke mana. Entah fair atau medium. Trus bibir saya juga agak gelap kan. Dari hasil coba tester, yang nomor-nomor awal (antara 1-4) terlihat pucat di saya. Keluar sih warnanya tapi kurang oke. Apalagi yang no.4 mauve mellow jadinya hampir sama seperti warna bibir. Kalau mau tampil no-make up make up, no.4 ini cocoklah. Sementara untuk nomor-nomor besar (no.8 ke atas) warnanya lebih gelap dan bagus untuk yang mau tampil beda sesekali. Karena saya lagi cari lipstick untuk sehari-hari akhirnya mutusin beli 2 : shade no.5 Easy Brownie dan no.6 Blooming Pink.

Desain box-nya saya akui sangat kekinian. Berwarna sesuai warna lipstick di dalamnya. Jujur liat box-nya aja udah bikin mupeng deh. Untuk tube-nya sendiri masih sama persis seperti seri long lasting yang pernah saya review singkat di sini. Keren sih, ramping dengan warna silver doff . Tapi yang ramping gini bikin takut lipstiknya rawan patah seperti yang long lasting. Jadi kalau mau pake putar secukupnya aja jangan terlalu banyak.

Dan bener seperti review orang-orang, lipstick ini ternyata gampang diaplikasikan dan gak se-seret yang long lasting. Hasil akhirnya di saya sih tetap matte. Gak bikin bibir kering, gak ada aroma apapun, berasa ringan banget dan nggak creamy. Suka lah pokoknya. Pigmentasi juga oke. Bisa menutup warna bibir dengan baik. Well, dari semua seri lipstick Wardah yang pernah saya coba, saya nggak pernah kecewa dengan pigmentasinya.

Continue reading

Lipstik Merah

Eeaa jarang-jarang nih saya posting soal per’lenong’an 🙂

Selama ini, untuk lipstick biasanya saya pilih warna oranye, coklat muda, atau coral. Kayaknya memang warna-warna sejenis itu yang ‘aman’ dan pas dengan skin tone saya. Entah buat sehari-hari atau acara khusus tetap aja pakai warna-warna aman itu. Mau pakai warna nude kayaknya pasti bikin keliatan pucat banget deh.

Tapi kan, perlu juga keluar dari zona nyaman toh? Jadilah saya coba lipstick merah ! Kalau dengar kata lipstick merah yang terlintas di pikiran saya adalah menor dan ngejreng hahaa. Berhubung lipstick merah lagi ngehits, eh atau udah lama ya ngehitsnya cuma saya aja yang telat gaul :), akhirnya saya ‘kena racun’ nya juga.

So far saya cuma punya 2 lipstik merah, itu pun yang satu boleh dapat gratisan menang giveaway hahaha. Review ini juga bukan battle of red lipstick ya secara dua lipstick ini dari jenis yang beda. Dan saya memang sukanya produk lokal karena murah warnanya IMHO gak ajaib macam lipstick luar.  Terus karena belum biasa nge-review produk juga jadi ya reviewnya awam banget dan dengan foto ala kadar nya ya.

Continue reading

Alqueby Hotel, Antapani Bandung

Berhubung mau cari hotel yang dekat dengan Gedung STT Tekstil Bandung, cek sana sini dapetlah Alqueby Hotel. Hotel yang lumayan masih baru di daerah Antapani Bandung. Sama seperti hotel sebelumnya, kami booking lewat telepon langsung ke hotelnya meskipun bisa dibooking lewat a*oda atau situs booking lainnya.

Desain bangunannya simpel minimalis dengan aksen warna oranye. Bangunannya terdiri dari 4 lantai. Waktu kami datang, parkiran agak kosong walaupun sebenarnya luas parkiran juga gak terlalu besar. Mungkin karena waktu itu sedang gak terlalu banyak tamu yang menginap.

IMG_3795 copy

Kami pesan 2 kamar tipe yang paling murah, tipe Superior kalau gak salah. Dan harga kamar tidak termasuk sarapan (untuk tipe kamar lain harga sudah termasuk sarapan). Satu kamar terdiri dari twin bed dan satu nya lagi terdiri dari 1 queen bed. Lagi-lagi kami beruntung dapat hotel yang bangunannya masih baru (dan juga baru beroperasi) jadi masih bersiiih dan kinclong. Continue reading

Hotel Buah Sinuan Lembang Bandung

Dua minggu lalu dalam rangka kondangan ke nikahan teman kantor, saya dan teman2 bertujuh berangkat ke Bandung sekalian jalan-jalan. Acaranya hari Minggu, tapi kalau berangkat Sabtu pasti susah ngumpulnya. Rencana berangkat pagi2 pasti molor jadi berangkat siang dan pasti kena macet di jalan. Jadi diputuskan berangkat Jumat sore pulang kantor dan langsung menuju Lembang.

Kenapa nginap di Lembang? Karena biar besok paginya gampang kalau mau jalan2 ke daerah Bandung Utara atas. Setelah nyaris hopeless nyari2 hotel murah via internet, dapetlah Hotel Buah Sinuan ini. Ada 2 macem, Hotel Buah Sinuan dan Pondok Buah Sinuan. Kedua tempat ini beda lokasi. Hotel Buah Sinuan posisinya lebih di tengah kota Lembang, deket banget Pasar Lembang. Kita bookng lewat telpon langsung ke hotelnya sih. Tapi sebenernya hotel ini bisa dipesan lewat ag*da atau situs booking lainnya kok.

Sampai hotel jam setengah sepuluh malam, surprisingly hotelnya masih dalam tahap renovasi :p Bagian depan hotel masih berjejer steger2 gitu hahaa..Tapi kamar yang kita booking sudah siap sih #yaiyalah. Memang pas booking dikasih tau kalau kamar kita ini bangunan baru. Nggak nyangka kalau ternyata bangunan baru ini belum 100% finish. Kita booking 2 kamar type family yang masing-masing bisa untuk 4 orang. Harga diskon 20% karena lagi promo. Continue reading