Mendadak Monas

Setelah keliling-keliling Jakarta sama #MpokSiti, tiba-tiba kepikiran untuk mampir ke salah satu tempat wisata yang dilewati bus wisata @citytourjakarta ini. Pilihannya 2: Museum Nasional (Museum Gajah) atau Monas. Akhirnya saya memutuskan untuk ke Monas aja lah. Saya terakhir ke Monas jaman SMP kali ya. Karena pas weekday harapannya sih Monas gak terlalu ramai.

Masuk ke Monas itu untuk yang nggak ngerti bisa jadi cukup ‘drama’. Pertama, nyari pintu masuk ke kawasan Monas-nya. Untuk yang bawa kendaraan (motor,mobil,bus) bisa parkir di parkiran IRTI (Jl. Medan Merdeka Selatan). Untuk yang naik kendaraan umum (TransJakarta TJ) bisa turun di halte Monas (Jl. Medan Merdeka Barat) tapi jalan kakinya cukup jauh kalau turun di sini. Banyak yang suka terkecoh. Kalau naik TJ, naiklah jurusan Harmoni-Pulo Gadung dan turun di halte Gambir. Setelah masuk pelataran Monas, drama selanjutnya adalah…di mana pintu masuk Monas-nya?? Keliling muter-muter sambil tanya petugas, untuk masuk ke Monas hanya bisa lewat terowongan bawah tanah. Sayang ya, landmark Jakarta tapi petunjuk masuknya kurang jelas. Continue reading

Keliling Jakarta bareng #MpokSiti

Yeeeay…akhirnya kesampaian juga saya nyobain bus tingkat wisata keliling Jakarta @citytourjakarta. Jadi Jakarta sekarang sudah punya bus wisata, nggak kalah sama negara lain. Pengemudinya semuanya perempuan, makanya bus ini disebut #MpokSiti. Sejauh ini baru ada 5 unit dan untuk naik bus ini masih free alias gratis entah sampai kapan.

Pagi-pagi kalau berangkat ke kantor, saya sering liat deretan bus tingkat ini berjejer di kawasan Cawang-Pancoran. Mungkin baru keluar dari pool-nya yang entah di mana. Pengen nyobain tapi belum sempet-sempet nyari waktu di weekday. Kalau pas weekend pasti rame dan penuh deh.

Untuk nyobain bus tingkat itu, saya naik busway dan turun di halte Sarinah. Keluar dari halte busway, tunggu aja di halte depan gedung Sarinah yang ada tanda ‘city tour’ nya. Paling enak pas weekday dan bukan pas libur sekolah. Kemarin karena saya naik pas weekday dan masih pagi, bus nya sepiii. Bahkan bagian bawah bus kosong nggak ada penumpang. Bagian atas pun nggak sampai setengah nya yang terisi. Paling enak duduk di lantai atas-nya. Dari halte Sarinah, bus ini memutar di Bundaran HI, menuju Jl. Medan Merdeka Barat-Jl. Juanda- Pasar Baru- Gereja Katedral-Masjid Istiqlal-Jl. Medan Merdeka Utara-Medan Merdeka Barat-Jl. Medan Merdeka Selatan-memutar di Balai Kota dan balik lagi ke Jl. MH. Thamrin.

Kapasitas bus ini sekitar 60 orang. Dan semua yang naik harus duduk, nggak boleh ada yang berdiri. Makanya pas weekend, antrian untuk naik bis ini cukup panjang. Namanya juga bus wisata, jangan berharap bus ini jalan cepat ya. Bus ini jalan pelan-pelan biar kita cukup waktu untuk lihat kiri-kanan. Untuk satu putaran membutuhkan waktu kira-kira 30-45 menit. Continue reading