OOT 2nd Anniversary

9-10 Juni 2012 lalu saya dan temen2 OOTers ngumpul2 di Puncak (tepatnya di Villa Kemuning Cisarua) dalam rangka merayakan 2 taun komunitas Odong-odong Travellers. Meeting point-nya beda2: ada yang berangkat naik Elf dari UKI, berangkat sendiri pakai motor atau mobil dan naik KRL. Kalau saya sendiri memilih naik KRL dengan meeting point di Stasiun Bogor sekalian nostalgila pas jaman2 kuliah suka naik KRL.

Saya sampai stasiun Bogor jam 9 lewat. Baru ada Anita waktu itu. Gak lama muncuk Ikka dan Tejo. Pas keluar stasiun ketemu Udda.  Tinggal nunggu mami Yani dan mas Hendro. Akhirnya kita jalan ke Taman Topi yang ada di depan stasiun dan numpang duduk sambil makan es durian. Setelah mami Yani dan mas Hendro datang, kita langsung cari angkot buat dicarter. Melewati rute Tajur-Ciawi-Jl. Raya Puncak, mampir pasar sebentar, akhirnya kita sampai di Villa Kemuning jam 1. Kesan pertama pas liat tampak depan villanya biasa aja. Tapi pas masuk ke dalam dong, ternyata luaaas, ada 6 kamar, 3 kamar mandi, dapur luas, halaman belakang luas + kolam renang. Villanya memang villa lama tapi cukup bersih dan terawat.

Semua udah pada kelaperan. Tapi mami Yani wanti2 agar kita makan bareng2 sampai semua kumpul. Akhirnya tinggal nunggu tante Ines dan mas Bayu nih. Langsung deh mulai acara makan2 terus lanjut dengan games di halaman belakang samapi sekitar jam 5 sore. Setelah itu acara bebas. Kalo saya, milih nyebur ke kolam renang bersama beberapa orang. Kebetulan airnya memang tidak terlalu dingin. Niatnya mau berenang2 cantik gitu. Ternyata gak bisaaa karena malah pada maenan air ciprat2an dan loncat2an.

Continue reading

Odong-odong Travellers di majalah JalanJalan

Wheeeew…komunitas Odong-odong Travellers (OOT), geng yang suka menebar racun melancong ke saya, dimuat di majalah JalanJalan edisi April 2012..yak buat semuanya ayo dibeli dibeli dibeli majalahnyaa..

Daaan…saya baru ngeh kalo salah satu foto yang dipasang disitu ada foto saya (+temen2 pastinya) pas lagi snorkeling ditemani stingless jellyfish di Danau Kakaban, Kepulauan Derawan. Errr…bikin pengen melancong lagi nih…Dasar racun cun cun cuuuun..

Lampung Getaway

16-18 Maret yang lalu, saya dan temen2 OOTers melakukan perjalanan ke Lampung. Rombongan kali ini jumlahnya 14 orang, sengaja biar pas klo nyewa 2 mobil. Eh sebenernya tadinya ada 15 orang sih, tapi Ratu batal ikut di saat2 terakhir.

Meeting point di terminal Kampung Rambutan, Jumat jam 7+ngaret+makan malam dulu. Akhirnya bis bergerak menuju Merak jam 8.30 an. Sampai di terminal Merak jam 12-an dan kami langsung menuju pelabuhan (jalan kaki kira2 700m lah). Di pelabuhan, kami beli tiket trus naik ke kapal menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Kami tiba di pelabuhan Bakauheni Lampung , Sabtu jam 4 subuh. Sebenernya jarak Merak-Bakauheni gak terlalu jauh, tapi karna kecepatan kapalnya konon cuma 15km/jam (ini menurut GPS-nya(?) si Andri) jadi penyeberangan Merak-Bakauheni membutuhkan waktu kira2 3 jam. Bisa juga naik kapal cepat tapi ini cuma ada sampai sore hari kalo gak salah.

Sampai di pelabuhan Bakauheni, kami dijemput mobil rental (sdh dipesan dari Jakarta) dan langsung menuju Way Kambas. Jarak dari Bakauheni ke Way Kambas ini lumayan jauh. Saya nggak tau deh ngelewatin mana aja karena masih subuh juga, gelap n gak keliatan mana2. Akhirnya malah kebanyakan tidur di mobil.

gerbang taman nasional Way Kambas, dari sini masih 9 km lagi ke pusat konservasi gajah

trio macan…atau trio gajah?? :p

Akhirnya setelah melewati jalan yang rusak sana sini, kami sampai juga di pintu gerbang Taman Nasional Way Kambas sekitar jam 9.30. Dan untuk ke kawasan konservasi gajah-nya, masih harus menempuh jalan kurang lebih 9 km lagi…*pfiiiuh. Begitu sampai di sana, langsung ke kantor pusat konservasi gajah dan mereka akan nyiapin 14 gajah buat kami untuk safari di sekitar taman nasional Way Kambas. Jadi, masing2 orang naikin 1 gajah, didampingi sama pawangnya juga yaa..*ya eyalaah.Safari gajah ini durasinya sekitar 30 menit, jalurnya masuk ke hutan-hutan, lewatin sungai yang banyak lintahnya, n kembali lagi ke pos awal di dekat kantor nya. Btw, ternyata ngumpulin 14 gajah ini lama juga cuy, gajahnya dikumpulin satu per satu di pos awal sampe sejumlah 14 ekor (sesuai jumlah rombongan kita). Sampe2, pawangnya sempet nawar, ”klo 1 gajah buat 2 orang aja gmana?” dan langsung ditolak mentah2 sama Amri, “gak mau mas, kita maunya satu2, gak papa nunggu lama”. Dan orang sana nya pun cuma bisa pasrah 🙂

Continue reading

Trip to Derawan (part 4)

Day 4 (Senin,14 November 2011)

Di hari terakhir di Derawan ini saya tidak sempat menyaksikan sunrise. Karena sempat hujan dan jam 9-an kami harus segera ke Tarakan, maka pagi-pagi saya memutuskan untuk segera mandi dan packing (karena kalo agak siang dikit pasti mandinya antriii). Setelah sarapan dan foto2 di depan homestay, kami meninggalkan pulau Derawan menuju Tarakan menggunakan speedboat. Tiba di Tarakan tengah hari, kami mencarter angkot menuju Pasar Tarakan untuk belanja oleh-oleh. Di pasar Tarakan ini barang yang banyak dijual adalah makanan dan minuman kemasan dari Malaysia serta hasil laut seperti ikan dan cumi kering serta terasi. Di pasar Tarakan ini, saya dan beberapa orang sempat makan coto Makassar karena keburu lapar

Dari pasar Tarakan, karena masih ada waktu, kami menuju ke hutan mangrove Tarakan untuk melihat bekantan, hewan sejenis kera berhidung besar yang jadi maskot Dufan. Yah jalan-jalan di hutan mangrove ini bisa dibilang bonus lah..Kami menikmati makan siang di tengah hutan mangrove ini. Setelah itu, kami langsung menuju bandara karena pesawat dijadwalkan terbang jam 17.20 WITA. Kalau ketika berangkat rombongan kami dibagi beberapa kloter, untuk pulangnya kami ber-33 ada di dalam 1 pesawat. Sempat delay sebentar, akhirnya pesawat yang merupakan penerbangan terakhir dari Tarakan hari itu pun take off jam 18 lewat. Sampai di Bandara Sepinggan Balikpapan, rombongan berpisah dengan Mas Maliq, Amri dan Tika yang masih mau extend liburan di Balikpapan. Dan akhirnya kami tiba di bandara Soetta jam 20.30. Salah satu teman kita, Ribut, masih harus melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Dan pulanglah kami ke rumah dengan membawa kenangan masing-masing. Berakhir sudah trip ke Derawan dan siap-siap untuk kembali beraktivitas menghadapi kenyataan hidup di Jakarta#halah

Continue reading

Trip to Derawan (part 3)

Day 3 (Minggu, 13 November 2011)

Seperti biasa, kami membuka pagi menanti sunrise di dermaga. Selesai sarapan, sambil ngisi waktu kami melakukan permainan-permainan ala kampung yang biasa dimainkan anak-anak antara lain gobak sodor. Hari ini beberapa teman: Untung, Uli, Mbak Dwi, Mas Trias dan Rani akan diving seharian di luar Pulau Derawan. Untuk diving di luar pulau Derawan hanya diperbolehkan untuk yang sudah punya diving lisence, sedangkan untuk yang gak ber-lisence hanya bisa diving di sekitar pulau Derawan saja.

Sementara saya dan lainnya menghabiskan waktu dengan snorkeling di area dekat dermaga. Meskipun hanya snorkeling di dekat dermaga, pemandangan di bawah sana cukup menakjubkan..hard coral,soft coral,bintang laut, ikan warna warni dengan berbagai ukuran. Belum lagi laut yang bersih sehingga bisa menyaksikan bawah laut dengan jelas. Bahkan saya bisa menyaksikan schooling fish di bawah dermaga. Saya, Aang, Septi, Yani, Mas Hendro, Mbak Sari, Mas Jo, Ribut sempat berenang agak jauh untuk bertemu dengan penyu. Lumayan jauh kita berenang sampai hampir menuju ke dermaga lainnya dan beberapa kali menyaksikan penyu di dalam laut sana dengan diameter lebih dari 1m. Sempat mengejar si penyu tapi berhubung penyu berenang jauh lebih cepat dari kita ya akhirnya gak kekejar juga..

Setelah capek snorkeling, kami kembali ke homestay untuk makan siang. Selanjutnya, kami ke dermaga dan naik speedboat untuk menuju ke coral garden dan Pulau Gusung. Ternyata pemandangan bawah laut coral garden bener2 indah. Koral-nya beragam dari warna dan ukuran. Bahkan ada yang ukurannya sebesar meja. Dan bisa dinikmati hanya dengan snorkeling di permukaan laut, gak perlu sampai ke dalam2. Pantes lah kalo spot ini disebut coral garden, bener2 seperti taman di dalam laut.

Continue reading

Trip to Derawan (part 2)

Day 2 (Sabtu, 12 November 2011)

Setelah sholat subuh saya menuju dermaga untuk menanti sunrise dan siap-siap untuk melihat penyu sarapan. Daun pisang untuk makanan si penyu udah disiapin Mas Maliq. Daun pisang itu diikat tali dan dikaitkan ke tiang kayu dermaga. Setelah penasaran nunggu, si penyu datang mendekat ke dermaga, mulai memakan daun pisangnya dan langsung ‘mendadak artis’ ditonton orang banyak. Puas liat penyu, kami balik ke homestay untuk persiapan kegiatan hari itu.  Selesai sarapan, acara berikutnya adalah full day snorkeling dan island hopping di Pulau Maratua,Pulau Kakaban dan Pulau Sangalaki.

menunggu pagi

view pagi dari dermaga nih..

kegiatan pagi: ngasih sarapan penyu 🙂

Continue reading

Trip to Derawan (part 1)

Saya udah lama tau tentang Derawan ini. Pengen kesana..tapi ah ntar2 aja lah, toh saya punya beberapa sodara yang tinggal di seputaran Kalimantan Timur jadi gampang lah kalo mo kesana hihi. Tapi yang namanya kesempatan kadang memang suka tidak terduga datangnya. Trip ke Derawan ini setau saya memang sudah direncanakan berbulan-bulan yang lalu oleh anak2 Odong-odong Travellers dan dibantu KakabanTrip. Dan saya awalnya memang gak berencana untuk ikutan.

Tiba-tiba dapat kabar dari sepupu saya, Tika , kalo ada temennya yang batal berangkat. Setelah mikir2 instan (karena gak punya banyak waktu lagi,cuma dikasih waktu 3 jam buat mikir bok!) sepertinya melewatkan ulang tahun dengan travelling, ke tempat yang jauh dari Jakarta bersama teman-teman baru is a great idea!! Apalagi berangkat ala backpacker dengan sharing cost yang murah meriah. Kesempatan yang belum tentu datang lagi nih. Apalagi Tika pake bilang ‘sayang nih daripada tiketnya angus’. Ya sudlah, hajaaarrr… Hari Selasa pagi dikabarin ada yang cancel, langsung urus2 cuti, cari2 pinjeman alat snorkeling lalu Jumat berangkat ke Derawan. Bener2 persiapan yang mepet n super rempong 🙂

Dan jadilah tanggal 11-14 November 2011 saya dapat kesempatan untuk mengunjungi Kepulauan Derawan. Gugusan Kepulauan Derawan secara geografis berbatasan dengan Laut Sulawesi dan secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kepulauan Derawan terdiri dari beberapa pulau kecil lain pulau Derawan, pulau Maratua, pulau Kakaban, pulau Sangalaki dan pulau Nabucco.

Dalam trip ini kita dibagi 2 kloter. Kloter pertama berangkat tanggal 10 November dan kloter kedua berangkat keesokan harinya tanggal 11 November. Total peserta di trip ini ada 33 orang. Saya kebetulan ikut rombongan yang berangkat tanggal 11. Kloter kedua ini pun dibagi 2, ada yang berangkat dengan L*on (16 orang) dan sisanya dengan Sr*wi**ya (3 orang: Bayu,Ian,Regi)

Continue reading